| Nama Sekolah | : | SLB NEGERI TARAKAN |
| Jenis Sekolah | : | |
| Jenjang Sekolah | : | TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB |
| NSS | : | |
| NPSN | : | 30407811 |
| Tanggal Berdiri | : | 2008-02-01 |
| Akreditasi | : | A |
| Izin Operasional | : | 425.1/202/DISDIK |
| Jumlah Guru | : | 40 |
| Jumlah Rombel | : | 0 |
| Jumlah Siswa | : | 0 |
| Luas Tanah | : | |
| Slogan | : | SLB,.... Aku Juga Bisa,.. Yes.. Yess, Yesss... |
| Visi | : | Terwujudnya : Peserta Didik yang Berkarakter, Berprestasi , Mandiri dan Berwawasan Lingkungan |
| Misi | : | 1.Menumbuhkan Penghayatan Terhadap Ajaran Agama yang di Anut. 2.Menumbuhkan Sikap saling Menghormati, Menyayangi dan Saling Menghargai Antar Sesama. 3.Mendorong peserta didik Mengenali Potensi diri Sesuai Kemampuan Untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi 4.Meningkatkan Kemampuan peserta didik melalui Ketrampilan dan Kecakapan Hidup Berdasarkan Kebutuhan Dunia Usaha |
| Tujuan | : |
Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Tarakan merupakan lembaga pendidikan yang hadir sebagai wujud kepedulian terhadap hak pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Kota Tarakan. Gagasan pendiriannya berangkat dari kebutuhan masyarakat akan layanan pendidikan yang inklusif, terarah, dan berkelanjutan bagi anak-anak dengan berbagai hambatan perkembangan.
Secara administratif, SLB Negeri Tarakan mulai berdiri pada tahun 2008 berdasarkan Surat Keputusan (SK) pendirian yang menjadi dasar hukum operasional lembaga ini. Meskipun demikian, proses persiapan yang meliputi penyediaan sarana, prasarana, serta tenaga pendidik membutuhkan waktu yang tidak singkat hingga akhirnya sekolah ini siap untuk beroperasi secara penuh.
SLB Negeri Tarakan resmi memulai kegiatan pembelajaran pada bulan Maret tahun 2011. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan sekolah, karena sejak saat itu layanan pendidikan khusus mulai diberikan secara langsung kepada peserta didik. Oleh karena itu, bulan Maret 2011 juga ditetapkan sebagai hari jadi SLB Negeri Tarakan yang diperingati setiap tahunnya.
Pada masa awal operasionalnya, SLB Negeri Tarakan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan kurikulum, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat turut menjadi faktor penting dalam perkembangan sekolah ini.
Perjalanan SLB Negeri Tarakan semakin berkembang dengan adanya peristiwa penting pada tahun 2015, yaitu terjadinya merger atau penggabungan antara SLB Kasih Bahagia dengan SLB Negeri Tarakan. Penggabungan ini bertujuan untuk memperkuat layanan pendidikan khusus, baik dari segi sumber daya manusia maupun fasilitas pendidikan, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih optimal.
Pasca merger, SLB Negeri Tarakan mengalami peningkatan dalam hal jumlah peserta didik, variasi layanan, serta kualitas pendidikan. Sinergi antara dua lembaga ini membawa dampak positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, ramah, dan mendukung perkembangan setiap anak sesuai dengan potensinya.
Saat ini, SLB Negeri Tarakan melayani berbagai kategori anak berkebutuhan khusus, di antaranya tunagrahita, tunadaksa, autis, dan tunarungu. Dengan komitmen yang kuat, sekolah ini terus berupaya menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup agar mampu mandiri dan berdaya di tengah masyarakat.